Linux Desktop: Antara GUI dan CLI
Linux merupakan sistem operasi yang fleksibel. Anda dapat menggunakannya sesuai dengan keinginan Anda, entah sekedar memakai maupun merombaknya sehingga pas dengan selera. Salah satu fleksibilitas yang dimiliki Linux adalah kebebasan Anda untuk memilih, apakah akan menggunakan mode grafis (Graphical User Interface –GUI) atau modus teks (Command Line –CLI).
Saya sendiri saat ini merupakan seorang pengguna K Desktop Environment (KDE), yang merupakan salah satu aplikasi terbaik dalam kategori GUI. Namun memang, dulu saya sempat “tergila-gila” dengan modus teks, sampai-sampai semua aplikasi pun saya coba jalankan via konsol (waktu itu pakai window manager Fluxbox).
Terus kenapa kok gak lagi? Wuih, ribet! Maksudku, kalau sudah bisa dilakukan dengan lebih mudah serta efisien, mengapa tidak?
Anda termasuk yang mana, penggemar GUI atau maniak CLI?
- Tampilan desktop-ku (KDE)
- Sebuah terminal (konsol) — CLI



Aku paksain dulu pake GUI biar terbiasa dan bisa, kalo udah bisa kan nggak susah di bawa-bawa.
egcool
September 25, 2009 at 6:23 pm
CLI maksudnya, sorry ..
egcool
September 25, 2009 at 6:27 pm