itbonict

My writing about Science and Technology

Menulis Huruf Arab

with 4 comments

Bahasa Arab merupakan salah satu dari bahasa-bahasa yang banyak digunakan di seluruh dunia, mulai dari saudara-saudara kita pelajar yang mencari ilmu agama (Islam) sampai para pebisnis dari Timur dan Barat. Oleh karena itu, penting kiranya bagi kita untuk paling tidak mengetahui bahasa ini — termasuk bagaimana kita menggunakan komputer untuk mengetik huruf Arab.

Dalam tutorial kali ini, penulis akan mencoba berbagi langkah-langkah untuk dapat mengaktifkan fitur (layout) Arabic pada papan ketik (keyboard) — baik di Linux (KDE) maupun Windows.

Mengaktifkan Fitur Arabic di Windows

Walau jarang menggunakan Windows, alhamdulillah penulis masih berkesempatan mencoba mengaktifkan fitur Arabic di dalam sistem tersebut. Sebelum kita lanjutkan, Anda harus menyiapkan CD instalasi Windows Anda (atau pinjam juga silahkan) karena akan diperlukan nanti untuk menambah fitur bahasa lain, termasuk Arabic.

Mari kita mulai. Munculkan jendela konfigurasi bahasa melalui:

Control Panel > Regional and Language Options > Languages

Setelah itu, aktifkan opsi “Install files for complex script and right-to-left languages (including Thai)” (lihat Gambar 1). Klik Apply (Anda akan diminta untuk memasukkan CD instalasi Windows).

Sekarang kita akan mencoba menambahkan bahasa Arab ke dalam Windows Anda. Pada jendela yang sama, tekan mouse pada tombol ‘Details…‘. Di jendela baru yang muncul (Gambar 2), klik tombol ‘Add…‘ untuk menambahkan bahasa yang Anda inginkan. Kali ini, kita akan menambahkan bahasa Arab (ArabicAR). Tekan OK setelah penambahan dan pengaturan selesai Anda lakukan.

Selesai sudah. Anda sudah dapat mengganti layout papan ketik Anda menjadi Arabic (AR), yaitu dengan menggunakan shortcut Alt+Shift. Silahkan Anda coba, dan Anda akan melihat bergantinya ikon pada sistem tray sesuai dengan layout yang sedang aktif (EN > AR, dan sebaliknya) — seperti pada Gambar 3a dan 3b.

Mengaktifkan Fitur Arabic di Linux (KDE)

Menambahkan Layout Arabic pada Keyboard

Di sini penulis menggunakan KDE dalam distro Slackware 12.1 (KDE 3.5.9). Untuk dapat mengaktifkan layout Arabic — mudah saja — pilih (Gambar 4):

K Menu > Settings > Regional & Accessibility > Keyboard Layout

Setelah itu, Anda tinggal menambahkan layout Arabic ke dalam kotak Active Layouts (pilih Arabic, kemudian klik Add >>Gambar 5).

Yup, selesai. Untuk mengaktifkan layout Arabic (ARA), Anda hanya perlu meng-klik ikon layout di System Tray (lihat Gambar 6a dan 6b). Begitu pula cara untuk mengembalikannya ke layout semula (US).

Mengatur Keyboard Shortcut

Menggunakan mouse untuk sekedar mengubah layout penulis rasakan cukup mengganggu, terutama juga bagi Anda yang senantiasa fokus pada keyboard untuk bekerja. Karena itu, kita dapat memanfaatkan fasilitas shortcut untuk melakukan pengubahan layout (dari US ke ARA, dan sebaliknya).

Pada konfigurasi default, shortcut untuk mengubah layout pada keyboard adalah Alt+Ctrl+K. Silahkan dicoba, dan Anda pun akan mendapatkan ikon telah berubah (US > ARA). Bagaimana untuk mengembalikannya ke layout US? Silahkan dicoba lagi. Bisa? Tidak bisa! Ini dikarenakan tombol yang Anda tekan bukanlah Alt+Ctrl+K, melainkan Alt+Ctrl+ن (sudah berubah ke layout Arabic, kan.. :roll: ).

Agar dapat tetap menggunakan tombol ‘K’ untuk berganti-ganti layout — baik US ke ARA ataupun sebaliknya — maka kita harus melakukan pengaturan shortcut. Kali ini, pilih (Gambar 7):

K Menu > Settings > Regional & Accessibility > Keyboard Shortcuts

Pada jendela konfigurasi yang muncul, pilih bagian “Keyboard” (Gambar 8). Di sini Anda harus menambahkan Alternate Key, yang akan digunakan untuk berpindah dari ARA ke US. Masukkan kombinasi Alt+Ctrl+’K’ dengan mode layout ARA teraktifkan (Gambar 9). Anda akan melihat bahwa yang tercatat di sana bukanlah karakter ‘K‘, melainkan sesuai dengan layout yang sedang aktif saat itu (ARA). Setelah selesai simpanlah dengan menekan tombol OK, dan Anda sekarang sudah dapat melakukan penggantian layout selalu dengan kombinasi Alt+Ctrl+’K’ (tombol K).

Penutup

Demikianlah tutorial yang dapat penulis berikan. Setelah fitur Arabic ini aktif, tentu selanjutnya banyak dari Anda yang akan bertanya: bagaimana menggunakan layout Arabic ini? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penjelasan singkat dan cukup sederhana dapat Anda lihat di tulisan penulis yang lain dengan judul “Menulis dengan Huruf Hijaiyah“.

Ada lagi? Ada! Anda tahu Touch Typing — mengetik menggunakan 10 jari? Dalam ketik-mengetik menggunakan layout Arabic ini, Anda juga dapat menggunakan teknik tersebut. Keuntungan yang dapat Anda rasakan setelah menguasai teknik ini adalah efisiensi. Ya, karena Anda sudah tidak perlu melihat keyboard — cukup fokus pada layar monitor.

Salah satu program latihan Arabic Touch Typing yang penulis temukan adalah di www.aktub.com. Alhamdulillah, saat ini penulis sudah dapat mengetik — baik huruf Arab maupun Latin — tanpa perlu melihat papan ketik lagi. :)

Semoga bermanfaat!

Written by زهير

October 10, 2008 at 1:37 pm

Posted in Tutorials

Tagged with , ,

4 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. sebenarnya pingin juga belajar ngetik arab 10 jari seperti ngetik biasa. tapi kayaknya harus bisa bahasa arabnya dulu ya?
    soalnya sekarang lagi coba2 maktabah syamilah. buat fasilitas searchnya harus pake bahasa arab.

    زهير: Itu ada kang, di situs Aktub. Di sana kita latihan ngetik sekaligus belajar kosakata bahasa Arab. Setelah hafal — walau belum lancar — dicoba aja latihan ngopi kitab putih atau cerpen-cerpen berbahasa Arab misalnya.

    Suatu saat akan tiba saat di mana Anda tidak lagi memerintahkan jemari Anda untuk menekan tombol tertentu — ia yang akan menggerakkan dirinya sendiri.. :roll:

    irfan

    October 10, 2008 at 3:55 pm

  2. شكرًا كثيرًا
    makasih info situsnya.

    مسرور

    Broe Speed

    October 14, 2008 at 8:17 am

  3. Assalamu’laikum

    Terima kasih atas informasinya, sangat berguna sekali khususnya bagi saya.
    Terus gimana ya untuk download softwarenya di AKTUB, atau gimana cara membukanya secara offline.
    Mohon informasinya …

    Wassalamu’alaikum

    Wah, saya juga belum ngerti nih, gimana itu biar bisa dijalankan secara offline. Ntar deh kalau udah dapet caranya, insya-a Allah saya kabari..

    Irwan Ansyarit

    January 6, 2009 at 3:03 pm

  4. Kami juga ada tutorial mengetik arab di komputer, silakn lihat di sini:
    http://badar.muslim.or.id/artikel/mengetik-tulisan-arab-di-komputer.html
    semoga bermanfaat…

    badar online

    July 28, 2009 at 10:58 am


Leave a Reply